<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KeluargaGajah</title>
	<atom:link href="http://titisnurdiana.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://titisnurdiana.wordpress.com</link>
	<description>Hanya kisah seputar hidup kami</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 08:02:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='titisnurdiana.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KeluargaGajah</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://titisnurdiana.wordpress.com/osd.xml" title="KeluargaGajah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://titisnurdiana.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Belekan</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/12/09/belekan/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/12/09/belekan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 08:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Saya selalu menyimpangan kepingan-kepingan cerita kesehatan. Entah ini untuk si princes, kinar  atau untuk kesehatan keluarga saya. Sudah sejak lama pengin banget berbagi cerita dengan para blogger. Siapa tahu, dari cerita keluarga kami, ada sesuatu yh bisa dipetik atau dipakai keluarga sehat lainnya. Salah satunya tentang mata. Sejak tiga hari yang lalu, keluarga kami disibukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=133&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya selalu menyimpangan kepingan-kepingan cerita kesehatan. Entah ini untuk si princes, kinar  atau untuk kesehatan keluarga saya. Sudah sejak lama pengin banget berbagi cerita dengan para blogger. Siapa tahu, dari cerita keluarga kami, ada sesuatu yh bisa dipetik atau dipakai keluarga sehat lainnya. Salah satunya tentang mata.</p>
<p>Sejak tiga hari yang lalu, keluarga kami disibukan dengan sakit mata. Orang jawa menyebutnya belekan. Belekan ini umumnya diawali dengan mata memerah. Saat bangun tidur, yang namanya belek atau tahi mata berlimpah di pelupuk mata.</p>
<p>Nah, pagi itu, kinar bangun dengan mata penuh belek. Dalam batin saya bergumam, jangan-jangan di lil princes kena sakit mata. Kecurigaan ini berdasar karena banyak anak tetangga yang juga terkena penyakit ini. Lebih lagi, asisten yang membantu di rumah, anaknya juga kena belekan.</p>
<p>Cuma, si kinar cuek saja dengan belekannya ini. Dia tidak merasakan nyeri atau apapun. Santai saja, dia bangun dari kasur. Seperti biasanya, dia lalu meminta cuci muka.</p>
<p>“Biar segar….,’ begitu kata dia selalu. Habis cuci muka, dia pun meminta segelas air putih. Begitu rutinitas saban pagi, sebelum kami ‘ribut’ menyiapkan keberangkatan dia ke sekolah.</p>
<p>Usai beleknya bersih, kinar bergegas ke meja makan. Minum air putih terus merengek meminta coco crunch..dengan segelas susu UHT low fat  and non sugar…. Dari acara sarapan pagi itulah, saya bisa melihat dengan jelas kelopak matanya yang sedikit membengkak.</p>
<p>Si ayah langsung mengungkapkan kekhawatirannya kalau kinar bener-bener belekan</p>
<p>“Ke dokter bun…., biar enggak nular ke mana-mana,”</p>
<p>Sok kalem, saya bilang; “Iya, liat nanti seperti apa.”</p>
<p>Setelah semua beres, dan si adik berangkat sekolah, saya pun bergegas membuka jendela dunia, internet. Tujuannya tentu mencari tahu tentang belekan.</p>
<p>Terus terang, saya memutuskan untuk menjadi orang yang enggak panikan kala tahu si adik sakit.  Saya menahan diri untuk sebentar-bentar pergi ke dokter coz anak sakit. Satu hal yang saya pelajari dari berbagai milis, dan favoritku milis sehat adalah observasi dulu, sampai kita yakin pencetus sakit si adik.</p>
<p>Pun begitu dengan sakit mata. Saya juga tak langsung panic untuk buru-buru ke dokter, atau pergi ke apotik untuk membeli obat tetes mata atau salep. Tidak, saya ingin melakukan observasi atas sakit  mata kinar. Maklum, dari ubek-ubek milis dan internet, saya tahu obat tetes mata sejatinya adalah antibiotik. Dan, apapun namanya antibiotik bila masuk dalam tubuh bisa bermutasi menjadi penyakit lain yang lebih berbahaya. Serem kan. Dan, pada dasarnya obat tetes mata berisi antibiotik yang bersteroid. Celakanya, steroid punya efek samping yakni bisa menyebabkan glukoma.</p>
<p>Berbekal dari situ, hal pertama yang gue lakukan saatkinar sakit mata adalah bertanya ke dia</p>
<p>“de’, matanya sakit enggak.”</p>
<p>“Enggak bun,”</p>
<p>“Coba pakai nunduk,”</p>
<p>“Enggak juga, bun,”</p>
<p>Tenanglah hati ini. Artinya, si adik tidak merasa sakit. Kedua, saya periksa kelopak matanya…aih tidak terlalu merah….. Ini menguatkan saya untuk bertahan melakukan observasi lebih lanjut atas belekan kinar. Apalagi, aktivitas harian si adik ini juga seperti biaya, ceria. Pun dengan makannya, lahap.  </p>
<p>Dari hasil ubek-ubek internet, penyakit mata itu pada dasarnya ada tiga penyebabnya. Yakni karena virus, bakteri atau alergi. Tidak mudah mendeteksi penyebab ini. Cuma cara lazim yang banyak dipakai adalah dari tahi mata atau belek. Jika putih bening, kebanyakan disebabkan oleh virus. Bila virus yang menjadi sebab, antibiotic jelas enggak dibutuhkan.</p>
<p>Jika keruh, kental dan kekuningan bisa jadi karena bakteri. Agar bakteri ini mampus, pemberian antibiotic dalam batas cerdas bisa dilakukan. Adapun kalau disebabkan karena alergi, umumnya tidak akan mengeluarkan belek. Bila alergi yang menjadi pencetusnya, lebih baik dicari alergi disebabkan oleh apa.</p>
<p>Bila virus yang tengah merambah mata, sejatinya obat tak banyak dibutuhkan. Yang harus sering dilakukan adalah membersihkan si belek ini dengan kapas yang diberi air hangat. Air hangat berguna untuk menenangkan mata. Bila memang terpaksa harus memberikan obat mata, di mayo, ada saran agar memberi obat mata/antibiotic topical yang tanpa steroid. Ini bisa dilihat dari kemasanya, apakah bersteroid atau tidak. Salah satu yang bisa dipakau adalah kloramfenikol.</p>
<p>Membersihkan mata juga tak bisa sembarangan, tapi ada caranya agar virus tak menyebar. Yakni dari ujung mata ke bagian hidung. Lakukan sesering mungkin pada si anak.</p>
<p>Dan, cara ini manjur lo buat si kinar. Tanpa obat tetes mata, salep, hari ketiga, si kinar bangun tanpa belek berlimpah……</p>
<p>Alhamdullilah</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=133&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/12/09/belekan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vocabulary</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/vocabulary/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/vocabulary/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 15:12:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Sudah hampir tiga bulan ini, kinar les bahasa inggris di EEC Bintaro. Jangan bertanya alasanya kenapa kami ‘mengharuskan’ kinar les di sana. Jelasnya kami percaya dan yakin, kegiatan ini akan menjadi modal yang baik dan berguna bagi dia kelak. Amin…. Awal les, kinar memang agak malas-malasan.. Maklum, dia masuk di lingkungan baru. Dengan teman-teman baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=125&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah hampir tiga bulan ini, kinar les bahasa inggris di EEC Bintaro. Jangan bertanya alasanya kenapa kami ‘mengharuskan’ kinar les di sana. Jelasnya kami percaya dan yakin, kegiatan ini akan menjadi modal yang baik dan berguna bagi dia kelak. Amin….</p>
<p>Awal les, kinar memang agak malas-malasan.. Maklum, dia masuk di lingkungan baru. Dengan teman-teman baru yang sebelumnya tidak dia kenal. Makanya, bunda dan ayah berbagi tugas dan peran untuk menyemangati dia.</p>
<p>Apalagi, dalam pengamatan kami, metode les yang diajarkan oleh guru-guru di EEC menarik juga. Mereka mengajak bermain anak-anak yang usianya empat tahunan ini. Tak memaksa…, tak menggurui (he he he, ini terus kami amati selama dua bulan lo) Dua teachers kinar, Steven dan Sonia dengan kompak mengikuti kemauan anak-anak dalam kelas.</p>
<p>Misalnya, jika ada anak-anak berceloteh tentang mainan yang mereka punya, Steven dan Sonia akan ikutan dengan celotehan anak-anak ini. Dari obrolan saya dengan orang-orang di EEC, khusus untuk anak-anak seusia kinar, mereka hanya dibiasakan dengan mendengarkan bagaimana guru-guru les yang semuanya native speaker ini melafalkan kosa kota bahasa inggris</p>
<p> </p>
<p>Satu bulan setelah kinar les… kami terus terang dibikin penasaran dengan hasilnya. Terlalu cepat? Terlalu menuntut?  Entahlah. Tapi gue memang suka penasaran dengan hasilnya.  Terus terang gue pengin tahu hasilnya…instan dan banget kan?? Toh hitunganya baru sebulan. Sebulan tentu belum ada kemajuan banyak. Apalagi, dalam sebulan, kinar hanya les 8 hari</p>
<p>Hasilnya, gue memang tak mendapatkan kemajuan apa-apa dari kinar. Vocabulary kinar masih itu-itu saja. Masih yang biasa gue ajarkan kala sedang makan, sedang mandi atau kala bermain. Seputar warna, mejiku hibiniu, numbers, dst.</p>
<p>Dua bulan sesudah les….baru saya merasakan ada perubahan…Saat  gue membaca buku cerita dalam bahasa inggris, tiap ada kosa kata yang diajarkan oleh guru, kinar langsung nyahut.</p>
<p>Bunda, kinar tahu lo beda <em>big and small</em></p>
<p><em>So, what is that?</em></p>
<p><em>Big itu buat yang besar-besar</em></p>
<p><em>What’s the example?</em></p>
<p><em>Big itu kaya gajah, rumah…</em></p>
<p><em>terus small itu kaya semut, lalet    </em></p>
<p>Duh… senangnya gue…</p>
<p>Kami bisa berkomunikasi dua arah dalam bahasanya orang bule itu </p>
<p>Ini baru secuil kemajuan kinar…</p>
<p>Ada juga yang lain yang kami hanya bisa bilang dalam hati subhanallah </p>
<p>Tiba-tiba, saat kami di mobil.. Si kinar tiba-tiba nyeletuk….</p>
<p>Bunda, <em>please lock the door</em></p>
<p>Ada juga yang lain…</p>
<p>Bun, <em>finger in the nose  like this ya….</em></p>
<p>Duh, tak terasa air mata ini menetes</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=125&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/vocabulary/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Koleksi Lagu Kinar</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/koleksi-lagu-kinar/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/koleksi-lagu-kinar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 14:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/koleksi-lagu-kinar/</guid>
		<description><![CDATA[Ini ada beberapa lagu yang kerap Kinar dendangkan. Lucunya, tiap kali aku tanya apa judulnya. Pasti si lil princess ini akan langsung bilang….bu guru nggak bilang. Sudah seminggu belakangan ini, Kinar sering banget maksa-maksa kami, seisi rumah, mulai dari gue, bundanya, ayahnya sampai asistenku di rumah untuk mengikuti dia menyanyi. Lagu baru dia begini kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=121&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini ada beberapa lagu yang kerap Kinar dendangkan. Lucunya, tiap kali aku tanya apa judulnya. Pasti si lil princess ini akan langsung bilang….<em>bu guru nggak bilang</em>.</p>
<p>Sudah seminggu belakangan ini, Kinar sering banget maksa-maksa kami, seisi rumah, mulai dari gue, bundanya, ayahnya sampai asistenku di rumah untuk mengikuti dia menyanyi.</p>
<p>Lagu baru dia begini kurang lebih… (<em>red.. kalau salah tolong dibenerin dengan meninggalkan pesannya, thks</em>)</p>
<p><em>Tangan kanan ke atas,<br />
Yang kiri menyusul…<br />
Ayunkan ke depan<br />
Putar pergelangan</em></p>
<p><em>Dengar bunyi terompet<br />
Pret…prêt..preett<br />
Pukul gendang enam kali<br />
Dung…dung… dung..<br />
Dung…dung…dung…<br />
</em></p>
<p>Itu baru sebagian kecil lagu yang dia tularkan orang-orang se rumah. Lagu ini menggantikan lagu lama yang kurang mirip di awalnya. Judulnya lagi-lagi, dia ndak nanya bu guru. Lagunya begini:</p>
<p><em>Tangan kanan… tangan kiri mempunyai jari<br />
Direntangkan, dibengkokan, putar pergelangan<br />
Ayunkan ke depan, putar pergelangan…</em></p>
<p><em>Kaki kanan, kaki kiri mempunya jari<br />
Lompat kanan, lompat kiri<br />
Putar di haluan….</em></p>
<p>Koleksi lagu kinar lumayan banyak lo. Dari lagu pop melayu, lagu jazz yang kerap dinyanyikan mus mujiono he he he sampai lagu-lagu anak.</p>
<p>Sayang…. Bunda janji mau mendokumentasikan lagu-lagumu yang kerap kamu nyanyikan sebelum tidur, mandi sampai saat kita berdua main sekolah-sekolahan. Kinar jadi bu gurunya, bunda jadi murid… bu guru kinar….</p>
<p><em>Always…miss you</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=121&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/14/koleksi-lagu-kinar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kami Masih Mencari-NYA</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/13/kami-masih-mencari-nya/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/13/kami-masih-mencari-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 12:18:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan ini kerap kali terlontar dari teman, sahabat dan rekan kami.  Tapi, inilah konsekwensi dari hasil perkawinan kami yang memang beda agama. Bagi kami, terus terang, ‘hal’ itu tidak menjadi masalah. Kami jalan dengan ‘pencarian’ kami tentang perbedaan itu.  Kami lebih mengedapankan apa yang kami rasakan.  Cinta. Jangan mentertawakan alasan kami  yang kerap kali dianggap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=110&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan ini kerap kali terlontar dari teman, sahabat dan rekan kami.  Tapi, inilah konsekwensi dari hasil perkawinan kami yang memang beda agama. Bagi kami, terus terang, ‘hal’ itu tidak menjadi masalah. Kami jalan dengan ‘pencarian’ kami tentang perbedaan itu.  Kami lebih mengedapankan apa yang kami rasakan.  Cinta.</p>
<p>Jangan mentertawakan alasan kami  yang kerap kali dianggap klise ini. Biarlah cinta itu kami nikmati dan kami rasakan saja. Tanpa ‘gangguan dan campur tangan’ banyak orang tentang apa yang kami rasakan. Tidak pula dengan ikut nimbrung dengan melontarkan dukungan ke kami dengan kalimat-kalimat seperti:  “<em>Jalan kalian memang beda. Toh, ujungnya tetap satu tujuan</em>,” atau kalimat-kalimat  bijaksana lain.</p>
<p> Yang pasti, satu hal yang kami yakini, kami tidak mau berakhir dalam sebuah pilihan yang bagi sebagian orang dianggap dilematis karena harus memilih. Tuhan atau Pacar. Maaf berjuta maaf, kami bukan yang termasuk itu. Kami lebih suka memperjuangkan apa yang kami rasakan dan kami merasa harus memperjuangkan.</p>
<p> Tentu, ini bukan lantas kami menasbihkan apa arti Tuhan. Sama sekali tidak.  Dalam pencairan kami, kami masih mempertanyakan kerap kali siapa Dia itu? Tinggal di mana si Dia itu? Ya, kami harus jujur pada diri sendiri kalau kami masih terus mencari dan mencoba merasakan adanya kehadiran Dia yang Maha Agung itu.  Jadi, biarkan kami mencarinya, merasakan kehadiran-Nya. </p>
<p> Namun, satu hal yang kami yakini, dalam pencairan kami, kami tak ingin saling merasa: Tuhanku yang Paling…, Agamaku yang Paling. Kenapa? Kami sangat-sangat sadar betul kalau Tuhan itu tidak dapat berdiri sendiri. Dia akan membawa institusi agama, keluarga dan seterusnya. Kalau terus dirunut, ini malah bisa menimbulkan pertentangan sampai peperangan. Ini jelas menyalahi dengan ajaran Tuhan sendiri yang damai, yang penuh kasih…</p>
<p> Sejauh ini, kami belum benar-benar sampai pada ujung pencarian itu. Kami yang sedari kecil ‘terbiasa’ dengan apa yang dinyakini orang tua kami, yang diyakini pemuka agama_ tempat kami belajar_, serta dari kitab-kitab yang kami yakini belum benar-benar menemukan Dia itu.</p>
<p> Sementara kami masih dalam pencarian, yang kami lakukan adalah terus berbuat baik. Menjalankan dan mengamalkan ‘warisan pengetahuan’ itu dengan cara dan kemampuan masing-masing. Dalil yang kami yakini pun sederhana, jika umum kami pendek, kami telah berbuat baik sampai kami menemukan dan merasakan langsung atas kehadiran Tuhan Kami.  Jadi, please, jangan bertanya lagi tentang Tuhan. Kami masih terus mencari dan berharap ‘termasuk’ yang bisa merasakannya. Sementara ini, kami lebih memilih berbuat baik ke semuanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=110&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/13/kami-masih-mencari-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tangan Bunda Halus, deh</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/tangan-bunda-halus-deh/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/tangan-bunda-halus-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 16:24:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Tiap pulang sekolah, Kinar biasanya langsung memeluk gue yang biasanya lagi bersiap-siap mau ngantor. Bun, aku minum susu ama bunda…dipegangin ya.. Begitulah ritual tiap hari yang gue lakukan sesaat setelah si lil princess pulang sekolah. Setelah berganti pakaian, dia pasti langsung lompat kasur sambil merengek minta susu. Sebotol susu low fat akan tandas kurang lebih 5-10 menit. Cuma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=102&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_115" class="wp-caption alignnone" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-115" title="kinar" src="http://titisnurdiana.files.wordpress.com/2009/10/csc_0089.jpg?w=150&#038;h=100" alt="lagi bobok" width="150" height="100" /><p class="wp-caption-text">lagi bobok</p></div>
<p>Tiap pulang sekolah, Kinar biasanya langsung memeluk gue yang biasanya lagi bersiap-siap mau ngantor.</p>
<p><em>Bun, aku minum susu ama bunda…dipegangin ya.. </em></p>
<p>Begitulah ritual tiap hari yang gue lakukan sesaat setelah si lil princess pulang sekolah. Setelah berganti pakaian, dia pasti langsung lompat kasur sambil merengek minta susu. Sebotol susu low fat akan tandas kurang lebih 5-10 menit.</p>
<p>Cuma ritual minum susu kinar terbilang unik. Sambil minum susu di botol dan saya tentu yang memegangi botol sesuai permintaan dia, so tangan kinar tak akan diam. Dia akan terus mengelus tangan saya yang tengah memengangi botol itu.</p>
<p>Pernah sih nanya ke Kinar alasanya. Tahu enggak jawabanya</p>
<div><em>Tangan bunda halus….beda deh dengan ayah.. kasar<br />
<em>Emang tangan bunda halusnya kaya apa</em></em></div>
<p><em>
<p>&nbsp;</p>
<p></em></p>
<p>Jawabanya kerap kali membikin saya gemas…</p>
<p><em>Kaya kulit bayi landak…</em></p>
<p>Gubrak! He he he</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=102&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/tangan-bunda-halus-deh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://titisnurdiana.files.wordpress.com/2009/10/csc_0089.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">kinar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masjid Agung Ciamis</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/masjid-agung-ciamis/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/masjid-agung-ciamis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 16:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Inilah kali pertama, kami menginjakan kaki di Ciamis. Tak sekedar numpang lewat karena roda mobil terus menggelinding ke arah kampung halaman. Tapi, kami benar-benar berhenti. Singgah sejenak untuk melepas penat setelah sekitar enam jam, kami terguncang-guncang dalam mobil. Inilah kali pertama, kami menginjakan kaki di Ciamis. Tak sekedar numpang lewat karena roda mobil terus menggelinding [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=96&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inilah kali pertama, kami menginjakan kaki di Ciamis. Tak sekedar numpang lewat karena roda mobil terus menggelinding ke arah kampung halaman. Tapi, kami benar-benar berhenti. Singgah sejenak untuk melepas penat setelah sekitar enam jam, kami terguncang-guncang dalam mobil. Inilah kali pertama, kami menginjakan kaki di Ciamis.</p>
<p>Tak sekedar numpang lewat karena roda mobil terus menggelinding ke arah kampung halaman. Tapi, kami benar-benar berhenti. Singgah sejenak untuk melepas penat setelah sekitar enam jam, kami terguncang-guncang dalam mobil.</p>
<p>Peristiwa ini sudah setahun lalu. Tapi, kenangan indah itu masih saja tersimpan rapi di benak gue.</p>
<p>Pagi itu, kami tiba di Ciamis sekitar jam 5 pagi. Semburat merah matahari masih malu-malu menampakan kilaunya. Udara juga masih menggigit hingga saya harus merapatkan jaket yang sedari malam melekat. Lucunya, hawa dingin yang masih menyergap tak dirasakan si lil princess kami, kinar.</p>
<p>Dia happy banget menyambut pagi. Berdiri benar-benar tegak, menginjakan kaki di bumi, tidak di atas bantalan empuk di mobil membuatnya bersemangat. Dan, pilihan kami jatuh ke halaman luas di depan Masjid Agung Ciamis. Ketika itu, halaman masjid masih ’berantakan’ karena ada pemugaran di Masjid itu. Tapi, sungguh bangunan masjidnya sudah tampak elok.</p>
<p>Keindahan masjid inilah yang membuat kami mampir. Jendelanya lebar-lebar dengan warna putih serta list coklat yang kental. Jendela itu tak punya bukaan yang lebar tapi tiap jendela punya kisi-kisi berbentuk segi empat. Efeknya sungguh dramatis. Sinar matahari yang telanjang menerobos masuk di kisi-kisi jendela.<br />
Ini belum seberapa. Memasuki menara yang ada di dalamnya, tangga menara bak labirin tanpa akhir. Asli bagus banget.</p>
<p>Cuma sayang…keindahan masjid itu sedikit ternodai dengan tak terawatnya bagian ’belakang’ alias toilet. Meski dalam jumah yang cukup, petugas kebersihan tampaknya tak sigap bebersih. Hasilnya, bau pesing menyengat tajam. Seandainya, petugas mau sedikit menyinsingkan lengan untuk membersihan bagian ’belakang’masjid ini tentu akan menambah mantap masjid ini.</p>
<p>Asli, ini bukan karangan. Dengan halaman yang luas, arsitektur klasik yang memesona, ini bisa menjadi daya tarik luas biasa bagi siapapun yang sekedar mampir atau singgah sejenak untuk menikmati ciamis. Seperti kami yang sengaja singgah, terpesona oleh Masjid Ciamis…Situ Lengkong… dan Pangandaran…</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=96&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/12/masjid-agung-ciamis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sutradara untuk Teman Khayalan</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/sutradara-untuk-teman-khayalan-2/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/sutradara-untuk-teman-khayalan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 15:23:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kinar's time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Berhubung sampai sekarang, Allah belum kasih izin kami untuk memberi adik buat Kinar, saban hari, si lil princess ini menjadi sorangan.. Rasa kasihan ini kerap kali menyergap kami. Apalagi, jika kami harus meninggalkan dia untuk bekerja. Memang, di rumah, kami punya asisten yang punya tugas menemaninya. Tapi tetap saja, rasa bersalah ini lebih sering mendominasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=92&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berhubung sampai sekarang, Allah belum kasih izin kami untuk memberi adik buat Kinar, saban hari, si lil princess ini menjadi sorangan..</p>
<p>Rasa kasihan ini kerap kali menyergap kami. Apalagi, jika kami harus meninggalkan dia untuk bekerja. Memang, di rumah, kami punya asisten yang punya tugas menemaninya. Tapi tetap saja, rasa bersalah ini lebih sering mendominasi perasaan hati gue. Perasaan ini baru bisa terobati kalau sepupu dia, Rani bermain ke rumah. Duh senangnya…</p>
<p>Di umurnya sekarang, kinar memang bisa bermain sendiri. Meski sedikit banyak masih melibatkan orang-orang  terdekat dia, gue, ayahnya atau asisten saya di rumah, Ai. Di samping kami, kinar juga punya teman-teman yang banyak banget deh. Meski teman-teman itu cuma boneka-boneka kecil, mereka menjadi teman khayal kinar yang imut-imut  banget, lo.</p>
<p>Ada tujuh boneka barbie yang punya nama-nama sendiri. Boneka bertubuh sempurna yang merupakan warisan dari kakak sepupunya bisa punya nama yang berganti-ganti saban harinya. Besok Aurora, Cantik, Bunga, Snow White, Kupu-Kupu, Beauty, Andi, Fariz, Julian, Citra, Naya, Maria, sampai Mbok Siti. He he he</p>
<p>Ini belum boneka-boneka kecil yang satu tas kosmetik penuh. Dari si kuda marzipan, si loli pop, boneka prajurit, Iksan, Bibi, Bobo, Upik, Coreng, Deasy. Pokoknya campur-campur deh. Nah, mereka semua akan menjadi teman khayalan bagi si Kinar.</p>
<p>Dengan teman-temannya ini, si Kinar akan menjadi sutrada sekaligus produsernya. He he he mantap kan? Mirip Mira Lesmana kan, Nan T. Achnas, Nia Dinata he he he. Ada saja cerita yang dibesut sang sutradara kecil ini.</p>
<p>Lain waktu, dia akan menyadur cerita serial Disney seperti A Rich Friendship, Barbie In The Nutracker atau kisah-kisah Shogo Hirata macam Heidi, Tikus Desa dan Tikus Kota, Keledai yang menyamar menjadi Singa sampai Helen Keller. Juga cerita soa Timun Emas dan cerita rakyat lainnya yg saya masih inget</p>
<p>Tentu saja, saduran cerita ala sutradara dan produser kinar.  Umumnya sih cerita-ceritanya yang lekat dalam ingatan dia</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=92&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/sutradara-untuk-teman-khayalan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malas Belajar</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/malas-belajar-2/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/malas-belajar-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 15:21:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kinar's time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Barangkali gue memang keterlaluan meminta kinar belajar rutin tiap hari. Sebenarnya sih saya dan ayahnya kinar tak pernah ingin memaksa. Cuma..ceritanya kami pengin mengajarkan displin. Salah satu caranya dengan meminta dia belajar. Belajar yang kami maksud tentu bukan belajar-belajar kaya anak-anak yang sudah punya kewajiban itu. Belajar ala kami termasuk mendengarkan cerita, mengeja kalimat pendek, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=88&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barangkali gue memang keterlaluan meminta kinar belajar rutin tiap hari. Sebenarnya sih saya dan ayahnya kinar tak pernah ingin memaksa. Cuma..ceritanya kami pengin mengajarkan displin. Salah satu caranya dengan meminta dia belajar.</p>
<p>Belajar yang kami maksud tentu bukan belajar-belajar kaya anak-anak yang sudah punya kewajiban itu. Belajar ala kami termasuk mendengarkan cerita, mengeja kalimat pendek, berhitung sederhana dst. Waktunya juga nggak lama, paling lama juga lima sampai 10 menit saja. Lebih dari itu syukur deh… tapi kebanyakan sih tak akan lebih dari itu. Lebih dari itu dan kalau sudah ada nada jengkel… wuih matanya yang indah itu pasti akan berair deh.</p>
<p>Kalau sudah begitu, acara belajar menjadi hancur berantakan. Dan, seperti itulah yang akhir-akhir ini terjadi. Mata kinar seketika akan menjadi berair karena disuruh belajar. Maklum, belakangan ini, kinar lebih suka bermain dengan teman-temannya. Jadwalnya tiap hari harus banyak selipan. Pulang sekolah, sebelum makan siang ke rumah Zahra, habis makan siang dan buah, ganti ke devosia. Terus habis belajar mengaji di masjid Muhajirin di komplek rumah kami, dia akan mampir dulu bertandang ke rumah puti…Besoknya ganti lagi ke teman-teman lain, azura, jasmin, julian, ataya atau kalau enggak teman lain-lainnya</p>
<p>Kalau sudah puas, kinar baru pulang. Sampai di rumah, maen lagi. Sekarang dengan Ai, asisten gue kalau lagi ngantor… he he he. Waktunya dari sore sampai tidur di kasur. Mantap kan?? Terus bagaian mana belajarnya…ya pas mau tidur itu, Ai harus baca dongeng. Giliran diminta baca kalimat paling pendek yakni judul buku. Dia akan menggelengkan kepala dengan mata berkaca-kaca.</p>
<p>Alhasil, belakangan ini, belajar mendengarkan dongeng menjadi acara belajar rutin paska Lebaran ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=88&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/malas-belajar-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merajuk demi Es Krim</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/merajuk-demi-es-krim-2/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/merajuk-demi-es-krim-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 15:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kinar's time]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Hm…. Kinar sekarang ini sudah berumur 4 tahun, delapan bulan. Sudah gede, anak bunda. Belakangan ini, si kakak ini suka banget dengan es krim. Nyam…nyam pastilah semua anak di usia yang sebaya dengan kinar suka banget dengan makanan ini. Cuma, kalau diinget-inget, kinar tak begitu suka menggelamuti es krim yang berbahan susu dan gula. Dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=85&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hm…. Kinar sekarang ini sudah berumur 4 tahun, delapan bulan. Sudah gede, anak bunda. Belakangan ini, si kakak ini suka banget dengan es krim. Nyam…nyam pastilah semua anak di usia yang sebaya dengan kinar suka banget dengan makanan ini.</p>
<p>Cuma, kalau diinget-inget, kinar tak begitu suka menggelamuti es krim yang berbahan susu dan gula. Dia lebih suka dengan rasa yang segar… Pilihan favoritnya, rasa anggur. Tiap menyambangi toko depan rumah, dari banyak pilihan yan ditawarkan penjaga toko di depan rumah, kinar pasti langsung memilih es krim rasa anggur ini.<br />
Kalaupun terpaksa menggelamuti es krim yang berbahan susu, es krim itu baru akan habis dua hari sekali. Bisa berhemat ayah bundanya he he he. Cara simpannya juga enggak ribet kok. Kebiasaan kinar mengudap es krim selalu dalam gelas atau mangkuk. Tujuan awal gue mengajari itu sebenarnya bukan buat disimpen sih… tapi biar enggak menetes di lantai. Dengan begitu, lantai tak akan lengket jika embun atau es krim jatuh. Tapi, nyatanya, itu malah bisa bikin irit kami.<br />
Persoalannya, kinar tuh lebih suka dengan yang segar itu. So, dua hari sekali, si princess ini pasti merajuk sekaligus merayu kami agar memberikan persetujuan dia bisa dan boleh membei es krim.<br />
Cara merayu dan merajuknya yang bikin kami harus menahan senyum. Dengan mukanya yang imut itu, dia pasti akan menggelendot manja ke kami.<br />
Please Bunda….Na boleh ya beli es krim…<br />
Satu saja….please</p>
<p>Kalau  kami bersikeras menolak permintaan dia, maka meluncurkan kalimat ini</p>
<p>Begini deh Nda…Aku beli satu, bunda bisa beli lima..</p>
<p>Ha ha ha</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=85&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2009/10/08/merajuk-demi-es-krim-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Operet Bobo</title>
		<link>http://titisnurdiana.wordpress.com/2008/12/23/operet-bobo/</link>
		<comments>http://titisnurdiana.wordpress.com/2008/12/23/operet-bobo/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 19:56:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>titisnurdiana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://titisnurdiana.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Sejak kami, saya dan ayah, mengajak Kinar nonton operet Bobo beberapa waktu lalu Kinar rajin banget nanyain…. “Bun, kapan kita nonton lagi Bobo..” “Bun…. kapan ya kaset Konya-Konya Lonya keluar,” Nah, dua minggu yang lalu, saat ayah Kinar libur kerja, mereka ke Gramedia Dan Kinar menemukan kaset Konya-Konya Lonya di tumpukkan rak jualan DVD, VCD [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=63&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak kami, saya dan ayah, mengajak Kinar nonton operet Bobo beberapa waktu lalu<br />
Kinar rajin banget nanyain….</p>
<p>“Bun, kapan kita nonton lagi Bobo..”<br />
“Bun…. kapan ya kaset Konya-Konya Lonya keluar,”</p>
<p>Nah, dua minggu yang lalu, saat ayah Kinar libur kerja, mereka ke Gramedia<br />
Dan Kinar menemukan kaset Konya-Konya Lonya di tumpukkan rak jualan DVD, VCD<br />
Aih, Kinar serta merta  merengek minta dibeliin.<br />
Setelah itu, mood Kinar sudah pasti berubah total.<br />
Tak mau lagi jalan-jalan, penginnya minta pulang.</p>
<p>Kinar nggak sabar pengin segera pulang dan menikmati DVD itu….<br />
Benar juga, sampai di rumah, Kinar langsung ke ruang tengah.<br />
Dia tak sabar untuk segera menikmati kaset-kaset itu.<br />
Memasang sendiri kepengingan DVD, menyetel teve..<br />
Semuanya dilakukan cepat.</p>
<p>Ia juga segera menaruh pantatnya di lantai untuk menonton.<br />
Menit pertama, dia jenak duduk di lantai. Setelah itu, mulutnya ikut beryanyi…<br />
Nggak jelas apa lafal yang dinyanyikannya….</p>
<p>Dia mengikuti saja bait demi bait yang dinyanyikan para pemain operet Bobo itu…<br />
Tak butuh waktu lama, Kinar sekarang bisa menirukan semua nyanyian yang ada di kepingan DVD itu.<br />
Termasuk tarian yang ada di kaset itu.<br />
Berjingkrak-jingkak,<br />
mengeluarkan suara berat seperti nenek sihir<br />
Menirukan suara dan nyanyian:</p>
<p>Konya Konya Lonya</p>
<p>Anya Wanya Senya..<br />
Pohon Tua Baubak<br />
Bobo,<br />
Coreng,<br />
Upik,<br />
Oki<br />
Nirmala<br />
Paman Gembul,</p>
<p>Profesor Kuru-kurupa,</p>
<p>Niko-Niko dst</p>
<p>&#8220;Kapan Bun, ada operet Bobo lagi&#8221;</p>
<p>&#8220;Na, mau nonton!&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/titisnurdiana.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/titisnurdiana.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=titisnurdiana.wordpress.com&amp;blog=5183343&amp;post=63&amp;subd=titisnurdiana&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://titisnurdiana.wordpress.com/2008/12/23/operet-bobo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/608639ca212e1ddb338944db4f6d8206?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargagajah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
